Selasa, 22 Maret 2011

Tujuh Kalimat Pengingat


Dalam kehidupan yang dijalaninya, manusia pasti melakukan suatu kesalahan baik disengaja maupun tidak. Lisan merupakan salah satu pembuat salah dan dosa terbanyak karena ketidakmampuan seseorang menjaga kata – kata yang dikeluarkannya sehingga menyakiti saudara muslimnya. Maka dari itu, perlu kita kendalikan lisan ini untuk mengatakan hal – hal yang baik. Alangkah baiknya apabila ucapan kita selalu mengingatkan kita kepada Allah SWT. 

Ada banyak perkataan yang bisa mengingatkan kita kepada Allah SWT.
Sabda Rasulullah S.A.W :
          ” Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut "
  • Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
  • Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
  • Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
  • Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok
  • Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
  • Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun ” jika menghadapi dan menerima musibah
  • Mengucap Mengucap "La ila ha illa Allah Muhammad rasulullah" sepanjang siang dan malam, sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Senin, 21 Maret 2011

Keutamaan Ilmu


       Ilmu merupakan sekumpulan pengetahuan yang kita peroleh melalui indera yang kita miliki, melalui indera penglihatan, pendengaran, maupun perasa yang nantinya bisa bermanfaat sebagai petunjuk dan pemberi arah amal ibadah yang akan kita lakukan.
      
       Sebagai misal, solat yang kita lakukan apabila kita tidak mempunyai ilmu tentangnya maka ibadah solat yang kita kerjakan tersebut bisa dikatakan sembarangan atau ngawur, tidak sesuai syariah pada umumnya. Maka dari itu, kita harus menuntut ilmu sebanyak - banyaknya untuk menyempurnakan amal ibadah yang akan kita kerjakan.
      
       Selain digunakan untuk kepentingan pribadi, ilmu yang kita miliki juga bisa kita sebarkan ke orang lain sebagai ilmu yang bermanfaat. 

Rasulullah saw bersabda,
      "Barangsiapa mengajar orang lain kepada suatu petunjuk, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melaksanakan petunjuk itu, tanpa mengurangi pahala mereka sama sekali."

Begitu pula pekerjaan yang paling utama adalah pekerjaan yang paling bermanfaat untuk orang lain.

       Dalam hadits Mu'adz disebutkan, "ilmu, itu pemimpin, dan amal adalah pengikutnya.”

       Ilmu agama merupakan induk dari segala ilmu. Ilmu lain seperti fisika, kimia, geografi, sosiologi, dsb adalah turunan dari ilmu agama. Ilmu agama ini bisa kita peroleh dari Alqur’an dan Alhadist. Sebenarnya, kalau kita mau mempelajari, memahami isi yang terkandung di dalamnya lalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari – hari, Insya ALLAH kita akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin.